Lautan Dirimu

Risau suara debur ombak,
Risih suaranya membelah tepi lautan.

Tiap buih-buihnya menepi,
menyampaikan sabda-sabda rindu dari dalamnya laut.

Pasir-pasir putih menerima buihnya,
tak pelak bertanya,
jujurkah buih lautan yang didapatnya.

Pasir-pasir itu terus saja terbuai,
terhapus oleh deburan ombak,
hingga ia turut berada pada dalamnya laut.

Tenggelam,
tenggelam.

Dan aku melemah,

Aku terlanjur tenggelam pada dalamnya matamu.

Komentar