Secangkir Kopi

Dalam dunia medis, jatuh cinta diartikan sebagai suatu peristiwa yang dipengaruhi oleh hormon.

Pertama, hormon yang membuat kita merasakan seperti sedang ‘kecanduan’. Seperti halnya meminum secangkir kopi pagi ini, lalu esoknya, dan esoknya lagi. Seakan-akan tidak ada pagi tanpa secangkir kopi.

Kedua, hormon yang membuat kita merasa berdebar-debar, telapak tangan berkeringat, denyut jantung tidak karuan. Persis seperti saat seseorang terlalu banyak menenggak kopi.

Lalu yang ketiga, ada hormon yang berkurang jumlahnya, hormon yang membuat kita terasa mengantuk. Sehingga saat kita jatuh cinta, mengantuk akan jarang sekali kita rasakan. Yang ada hanya rasa berdebar dan susah tidur, melamun di malam hari tanpa alasan yang pasti. Dan lagi, sama seperti secangkir kopi, yang membangunkan orang dalam tidur lelapnya.

Lantas, bolehkah aku menganggapmu sebagai secangkir kopiku?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Secangkir Kopi, dengan, atau tanpa gula?