Pura-pura

Kadang-kadang kita tahu,
tapi pura-pura tidak tahu.

Kadang-kadang kita tidak tahu,
tapi pura-pura tahu.

Hidup ini akan selalu : penuh dengan pura-pura.

Pura-pura percaya, padahal kita tau dia berdusta.

Pura-pura tega, padahal sungguh hati kita tak tega.

Pura-pura cinta, padahal tak sedikitpun ada rasa.

Pura-pura tidak kecewa, padahal luar biasa rasa sakitnya.

Pura-pura tak mendengarkan, padahal sungguh mendengar dan merasakan.

Kalau terus-terusan berpura-pura, kapan bisa menunjukkan yang sesungguhnya?

Kamu bilang kamu suka senja,
tapi tak pernah sekalipun kamu menatapnya.
Kamu bilang kamu suka warna jingganya,
tapi tak pernah sekalipun kamu menghargai warna jingganya.
Kamu hanya berpura-pura suka.
Lalu, kapan kamu berencana mengatakan yang sesungguhnya?

Pun kepura-puraan itu,

Aku bilang aku tidak tahu,
padahal aku tahu.
Aku bilang itu bukan salahku,
padahal aku tahu itu tanggung jawabku.

Jangan banyak berharap,
hidup ini pura-pura.

Sudah kuperingatkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Secangkir Kopi, dengan, atau tanpa gula?